pemeran cerita ini ada
- Syifa
- Hanas
- Ms. Rita
- Ritya
- Dita
- Mama
- Papa
- Mr. Bully
- Banny
- Lanny
- DLL
"mama! aku punya sesuatu untukmu..." kata Dita anak paling sayang, hormat, dan kecil dikeluarganya. "wah, terima kasih Dita... sebuah kartu tanda cinta! sangat indah Dita."puji mama. "terima kasih juga mama." jawab Dita. Baba menelepon Hanas. "halo Nas! aku dolanan ning omahmu yo?" kata Baba ditelepon menggunakan bahasa jawa. "yo Ba. ojo aneh aneh yo ning omahku!" jawab Hanas. dirumah Hanas dan teman temannya senang memakai bahasa Indonesia saja. "kak Hanas! kakak ditelepon siapa? kak Baba ya?" tanya Dita. "iya Dit. jangan nakal dan aneh aneh ya disini, kak Baba mau main kesini. kak Baba kan gendut." jawab Hanas. papa duduk dikursi sambil membaca koran. papa mendapat berita kecerdasan anak usia 4 tahun. anak 4 tahun ini bisa menciptakan robot yang bisa bekerja, meja putar, mobil mobilan yang bisa jungkir balik, dan lainnya. kata koran. Syifa menghampiri papa. "wah, anak 4 tahun itu hebat ya yah!" seru Syifa. Dita datang. "Dita, dari mana kamu? kakak cari tidak ada..." tanya Syifa. "memberikan kartu tanda cinta untuk mama." jawab Dita. "lamanya!" kata Syifa. "kakak juga mau dong..." kata Syifa lagi. "boleh, ayo aku ajari kak." jawab Dita. mereka membuat hasil yang begitu indah berisi tanda hati, bunga, tulisan, kelap kelip, stiker 3D, tanda rancangan, dll. mama melihatnya dengan bangga. disekolah ada permasalahan, Lifa langsung mengatasinya dan permasalahan selesai. pada hari Sabtu ada lomba bercerita kasih sayang kelas 1. Dita ikut lomba itu, Dita hanya ingin membahagiakan mama dilomba itu. Dita menceritakan. "Mama Tercinta. Mama, kau adalah yang terbaik dalam keluargaku. aku suka menghiburmu, membahagiakanmu, memelukmu, bahkan aku juga pernah mengecewakanmu. aku mau meminta maaf kalau aku bersalah. aku hanyalah milikmu Ma... aku tidak akan pernah melupakanmu." Dita menjadi seorang pemenang dilomba itu. mama bangga dengan Dita karena juaranya dan keindahan cerita itu sangat indah membuat mama terharu. kata mama, "itu bagus nak, kau hebat!"
bersambung besok!*